TUK BIMO LUKAR DIENG
--------------------
Tuk berarti sumber air. Bimo adalah nama lain dari Bimasena atau Werkudara salah satu aktor dalam dunia
pewayangan. Lukar artinya melepaskan pakaian. Tuk Bimo Lukar merupakan salah satu tempat keramat di dataran tinggi Dieng.
Tuk ini berhulu dari sungai Serayu dan bermuara di samudera Hindia. Air tuk berasal dari gunung Prau [2.566 meter] dan
dianggap suci oleh pengikut agama Hindhu. Tuk ini peninggalan agama Hindhu dengan ciri khas adanya Jaladwara [pancuran air].
Airnya mengalir dari lubang Lingga [simbol pria] dan jatuh di lubang Yoni [simbol wanita]. Dalam agama Hindhu lingga dan
yoni adalah simbol kesuburan.
Dalam tradisi agama Hindhu air memiliki peranan penting dalan bidang keagamaan. Dalam kitab Manasara disebutkan bahwa
bangunan suci sebaiknya didirikan ditempat dimana dewa biasanya bercengkerama seperti di mata air, danau/telaga, sungai,
laut, bukit, gunung, hutan, lembah dll. Dahulu kala orang Hindhu sebelum ziarah ke dieng mampir dulu ke tuk Bimo Lukar
untuk membersihkan diri atau mandi. Mereka mempercayai dengan mandi di tuk Bimo
Lukar maka hatinya mereka akan menjadi bersih dan siap menemui dewa-dewa pujaan mereka.Berminat berwisata ke dataran
tinggi dieng? sms/wa ke 082225667500. atau email: info@diengekawisata.com
Berwisata ke Dieng, Wonosobo, Jateng
Email: info@rebecca-tours.com Website: www.rebecca-tours.com
Sunday, June 21, 2015
Telaga Warna Dieng
TELAGA WARNA DIENG
------------------
Telaga warna merupakan tempat wisata favorit ketika berkunjung ke dataran tinggi dieng. Disebut telaga warna sebab saat
ini memiliki 3 warna yaitu: Hijau, Putih dan Kuning. Warna hijau berasal dari lumut, warna putih berasal dari kapur dan
warna kuning berasal dari belerang. Menurut serat Centini dahulu telaga warna mempunyai 4 warna yaitu: Biru, Putih,
Merah dan Kuning. Warna biru berasal dari endapan lumpur, warna putih dari endapan kapur, warna merah dan kuning dari
endapan belerang. Hilangnya warna-warna tersebut sebab tertimbun endapan lumpur akibat erosi tanah pertanian di dieng.
Telaga warna mempunyai kedalaman 12-14 meter di bagian tengahnya dan disekitarnya terdapat gua Semar, Gua Sumur dan
Gua Jaran. Berminat berwisata ke dataran tinggi dieng? sms/wa ke 082225667500. atau email: info@diengekawisata.com
------------------
Telaga warna merupakan tempat wisata favorit ketika berkunjung ke dataran tinggi dieng. Disebut telaga warna sebab saat
ini memiliki 3 warna yaitu: Hijau, Putih dan Kuning. Warna hijau berasal dari lumut, warna putih berasal dari kapur dan
warna kuning berasal dari belerang. Menurut serat Centini dahulu telaga warna mempunyai 4 warna yaitu: Biru, Putih,
Merah dan Kuning. Warna biru berasal dari endapan lumpur, warna putih dari endapan kapur, warna merah dan kuning dari
endapan belerang. Hilangnya warna-warna tersebut sebab tertimbun endapan lumpur akibat erosi tanah pertanian di dieng.
Telaga warna mempunyai kedalaman 12-14 meter di bagian tengahnya dan disekitarnya terdapat gua Semar, Gua Sumur dan
Gua Jaran. Berminat berwisata ke dataran tinggi dieng? sms/wa ke 082225667500. atau email: info@diengekawisata.com
Kawah Sikidang Dieng
KAWAH SIKIDANG DIENG
--------------------
Kawah sikidang terbentuk karena adanya rekahan tanah yang menyemburkan uap panas dari dalam
bumi. Didalam bumi dataran tinggi dieng terdapat magma dan diatasnya terdapat air tanah. Panasnya
magma menyebabkan air tanah mendidih dan mengeluarkan tekanan uap. Kuatnya tekanan uap dari perut
bumi menyebabkan tanah merekah dan uap panas menyembur keluar. Maka terjadilah kawah Sikidang.
Uniknya kawah ini tidak menetap dan selalu berpindah seperti binatang kijang. Oleh karena itu
masyarakat dieng menyebutnya sikidang [bahasa jawa: kijang]. Suhu panasnya berkisar 76 derajad celcius.
Kawah ini pernah meletus tahun 1883 dan 1981. Juga pernah beberapa kali menjadi tepat bunuh diri spt:
Tahun 1960: Pria karyawan perpustakaan di jakarta.
Tahun 1992: Guru sekolah dasar.
Tahun 1999: Ibu yang sedang stress.
tahun 2003: Pria yang sedang putus cinta.
Mereka menerjunkan diri kedalam kawah dan mati menggenaskan.
Pada musim kemarau kandungan air yang ada didalam kawah berkurang dan sebaliknya di musim penghujan
kandungan air melimpah dan bahkan luber kemana-mana. Kunjungi kawah aktif yang selalu mendidih
di dataran tinggi dieng. Berminat wisata ke dataran tinggi Dieng? sms/wa di 082225667500. Email:
info@diengekawisata.com.
--------------------
Kawah sikidang terbentuk karena adanya rekahan tanah yang menyemburkan uap panas dari dalam
bumi. Didalam bumi dataran tinggi dieng terdapat magma dan diatasnya terdapat air tanah. Panasnya
magma menyebabkan air tanah mendidih dan mengeluarkan tekanan uap. Kuatnya tekanan uap dari perut
bumi menyebabkan tanah merekah dan uap panas menyembur keluar. Maka terjadilah kawah Sikidang.
Uniknya kawah ini tidak menetap dan selalu berpindah seperti binatang kijang. Oleh karena itu
masyarakat dieng menyebutnya sikidang [bahasa jawa: kijang]. Suhu panasnya berkisar 76 derajad celcius.
Kawah ini pernah meletus tahun 1883 dan 1981. Juga pernah beberapa kali menjadi tepat bunuh diri spt:
Tahun 1960: Pria karyawan perpustakaan di jakarta.
Tahun 1992: Guru sekolah dasar.
Tahun 1999: Ibu yang sedang stress.
tahun 2003: Pria yang sedang putus cinta.
Mereka menerjunkan diri kedalam kawah dan mati menggenaskan.
Pada musim kemarau kandungan air yang ada didalam kawah berkurang dan sebaliknya di musim penghujan
kandungan air melimpah dan bahkan luber kemana-mana. Kunjungi kawah aktif yang selalu mendidih
di dataran tinggi dieng. Berminat wisata ke dataran tinggi Dieng? sms/wa di 082225667500. Email:
info@diengekawisata.com.
Candi Arjuna Dieng
CANDI ARJUNA DIENG
------------------
candi yang ada di dataran tinggi Dieng diperkirakan dibagun 2 kali yaitu: tahap pertama pada akhir abad ke 7 s/d awal abad
ke 8. Tahap kedua pertengahan abad ke 8 s/d tahun 780 masehi. Pembangunannya dilakukan oleh kerajaan Kalingga dibawah
dinasti Sanjaya. Diperkirakan candi Arjuna merupakan candi hindu tertua di pulau Jawa. Menurut catatan gubernur jenderal
Inggris Reffles ada 400 candi yang ada di dataran tinggi dieng dan sebagian besar merupakan candi pelengkap [perwara].
Saat ini ada 10 candi utama yang sudah ditemukan yaitu: Dwarawati, Parikesit, Sentiaki, Arjuna, Semar, Puntadewa, Srikandi,
Sembadra, Gatotkaca dan Bima. Masih ada sekurang-kurang 7 candi utama yang belum ditemukan yaitu: Kresna, Petruk,
Gareng, Antareja, Duryudana, Durna dan Sengkuni. Candi Arjuna diketemukan pertama kali oleh HC Cornelius pada tahun 1814
dan candi tersebut dalam kondisi terendam air dari telaka Balekambang yang meluap. Pada tahun 1856 J Van Kimsbergen
membersihkan saluran yang tersumbat sehingga candi terbebas dari genangan air. Berminat wisata ke dataran tinggi Dieng?
sms/wa di 082225667500. Email: info@diengekawisata.com. www.diengekawisata.com
------------------
candi yang ada di dataran tinggi Dieng diperkirakan dibagun 2 kali yaitu: tahap pertama pada akhir abad ke 7 s/d awal abad
ke 8. Tahap kedua pertengahan abad ke 8 s/d tahun 780 masehi. Pembangunannya dilakukan oleh kerajaan Kalingga dibawah
dinasti Sanjaya. Diperkirakan candi Arjuna merupakan candi hindu tertua di pulau Jawa. Menurut catatan gubernur jenderal
Inggris Reffles ada 400 candi yang ada di dataran tinggi dieng dan sebagian besar merupakan candi pelengkap [perwara].
Saat ini ada 10 candi utama yang sudah ditemukan yaitu: Dwarawati, Parikesit, Sentiaki, Arjuna, Semar, Puntadewa, Srikandi,
Sembadra, Gatotkaca dan Bima. Masih ada sekurang-kurang 7 candi utama yang belum ditemukan yaitu: Kresna, Petruk,
Gareng, Antareja, Duryudana, Durna dan Sengkuni. Candi Arjuna diketemukan pertama kali oleh HC Cornelius pada tahun 1814
dan candi tersebut dalam kondisi terendam air dari telaka Balekambang yang meluap. Pada tahun 1856 J Van Kimsbergen
membersihkan saluran yang tersumbat sehingga candi terbebas dari genangan air. Berminat wisata ke dataran tinggi Dieng?
sms/wa di 082225667500. Email: info@diengekawisata.com. www.diengekawisata.com
Wisata Ziarah Dieng Paket 2: Penganut Kepercayaan
WISATA ZIARAH DIENG PAKET 2: PENGANUT KEPERCAYAAN
-------------------------------------------------
YOGYAKARTA/SEMARANG/PURWOKERTO – DIENG [2 HARI/1 MALAM]
HARI KE-1: YOGYAKARTA/SEMARANG/PURWOKERTO – SITIENG – DIENG TOUR – HOTEL.
Dijemput di tempat asal dan langsung menuju ke gardu pandang di kawasan Si Tieng yang terletak di ketinggian 1.789 meter
di atas permukaan air laut. Selanjutnya menuju obyek wisata dieng seperti: Candi Arjuna, Kawah Sikidang dan Telaga Warna.
Kemudian menuju hotel untuk check in.
CATATAN:
Jarak tempuh antara Yogyakarta-Dieng: 3,5 jam, Semarang-Dieng: 4 jam dan Purwokerto-Dieng: 2,5 jam sekali jalan.
HARI KE-2: HOTEL – GOA SEMAR – CONDRO MANIK – YOGYAKARTA/SEMARANG/PURWOKERTO.
Setelah sarapan pagi di hotel, jam 08.00 berangkat menuju Goa Semar untuk meditasi selama 1-2 jam dan diteruskan meditasi
di padepokan Condro Manik selama 1-2 jam. Kembali ke hotel untuk check out dan diantar kembali ke tempat asal seperti:
Yogyakarta/Semarang/Purwokerto.
-------------------------------------------------
YOGYAKARTA/SEMARANG/PURWOKERTO – DIENG [2 HARI/1 MALAM]
HARI KE-1: YOGYAKARTA/SEMARANG/PURWOKERTO – SITIENG – DIENG TOUR – HOTEL.
Dijemput di tempat asal dan langsung menuju ke gardu pandang di kawasan Si Tieng yang terletak di ketinggian 1.789 meter
di atas permukaan air laut. Selanjutnya menuju obyek wisata dieng seperti: Candi Arjuna, Kawah Sikidang dan Telaga Warna.
Kemudian menuju hotel untuk check in.
CATATAN:
Jarak tempuh antara Yogyakarta-Dieng: 3,5 jam, Semarang-Dieng: 4 jam dan Purwokerto-Dieng: 2,5 jam sekali jalan.
HARI KE-2: HOTEL – GOA SEMAR – CONDRO MANIK – YOGYAKARTA/SEMARANG/PURWOKERTO.
Setelah sarapan pagi di hotel, jam 08.00 berangkat menuju Goa Semar untuk meditasi selama 1-2 jam dan diteruskan meditasi
di padepokan Condro Manik selama 1-2 jam. Kembali ke hotel untuk check out dan diantar kembali ke tempat asal seperti:
Yogyakarta/Semarang/Purwokerto.
Wisata Ziarah Dieng Paket 1: Agama Islam
WISATA ZIARAH DIENG PAKET 1: AGAMA ISLAM
----------------------------------------
HARI KE-1: YOGYAKARTA/SEMARANG/PURWOKERTO – SITIENG – DIENG TOUR – HOTEL.
Dijemput di tempat asal dan langsung menuju ke gardu pandang di kawasan Si Tieng yang terletak di ketinggian 1.789 meter
di atas permukaan air laut. Selanjutnya menuju obyek wisata dieng seperti: Candi Arjuna, Kawah Sikidang dan Telaga Warna.
Kemudian menuju hotel untuk check in.
CATATAN:
Jarak tempuh antara Yogyakarta-Dieng: 3,5 jam, Semarang-Dieng: 4 jam dan Purwokerto-Dieng: 2,5 jam sekali jalan.
HARI KE-2: HOTEL – MAKAM SYECH ABDULLAH SELOMANIK – SYECH ABDULLAH QOTBUDIN – YOGYAKARTA/SEMARANG/PURWOKERTO.
Setelah sarapan pagi dan check out hotel, jam 08.00 berangkat ziarah menuju makam Syech Abdullah Selomanik yang berada di
dusun Kalilembu. Ziarah dilanjutkan menuju makam Syech Abdullah Qotbudin yang berada di Desa Candirejo. Tour
selesai dan diantar kembali ke tempat asal seperti: Yogyakarta/Semarang/Purwokerto.
----------------------------------------
HARI KE-1: YOGYAKARTA/SEMARANG/PURWOKERTO – SITIENG – DIENG TOUR – HOTEL.
Dijemput di tempat asal dan langsung menuju ke gardu pandang di kawasan Si Tieng yang terletak di ketinggian 1.789 meter
di atas permukaan air laut. Selanjutnya menuju obyek wisata dieng seperti: Candi Arjuna, Kawah Sikidang dan Telaga Warna.
Kemudian menuju hotel untuk check in.
CATATAN:
Jarak tempuh antara Yogyakarta-Dieng: 3,5 jam, Semarang-Dieng: 4 jam dan Purwokerto-Dieng: 2,5 jam sekali jalan.
HARI KE-2: HOTEL – MAKAM SYECH ABDULLAH SELOMANIK – SYECH ABDULLAH QOTBUDIN – YOGYAKARTA/SEMARANG/PURWOKERTO.
Setelah sarapan pagi dan check out hotel, jam 08.00 berangkat ziarah menuju makam Syech Abdullah Selomanik yang berada di
dusun Kalilembu. Ziarah dilanjutkan menuju makam Syech Abdullah Qotbudin yang berada di Desa Candirejo. Tour
selesai dan diantar kembali ke tempat asal seperti: Yogyakarta/Semarang/Purwokerto.
Wisata Petualangan Dieng [Paket 2]
WISATA PETUALANGAN DIENG [PAKET 2]
----------------------------------
YOGYAKARTA/SEMARANG/PURWOKERTO – DIENG [2 HARI/1 MALAM]
HARI KE-1: YOGYAKARTA/SEMARANG/PURWOKERTO – SITIENG – HOTEL.
Dijemput di tempat asal dan langsung menuju ke gardu pandang di kawasan Si Tieng yang terletak di ketinggian 1.789 meter
di atas permukaan air laut. Selanjutnya menuju ke hotel untuk check in.
CATATAN:
Jarak tempuh antara Yogyakarta-Dieng: 3,5 jam, Semarang-Dieng: 4 jam dan Purwokerto-Dieng: 2,5 jam sekali jalan.
HARI KE-2: BUKIT SIKUNIR – HOTEL – ARUNG JERAM DI SUNGAI SERAYU – YOGYAKARTA / SEMARANG / PURWOKERTO.
Bangun pagi sekali dan jam 04.00 berangkat menuju desa Sembungan. Desa Sembungan merupakan desa tertinggi di pulau Jawa
berada diketinggian 2.000. meter diatas permukaan air laut. Mendaki bukit sekitar 30 menit untuk melihat matahari terbit.
Selanjutnya tour dilanjutkan dengan mengunjungi Telaga warna, kawah Sikidang dan Candi Arjuna. Kembali ke hotel untuk
sarapan pagi. Setelah check out hotel tour selanjutnya melakukan arung jeram di sungai Serayu yang berada di kabupaten
Banjarnegara.
Tour selesai dan diantar kembali ke tempat asal seperti: Yogyakarta/Semarang/Purwokerto.
----------------------------------
YOGYAKARTA/SEMARANG/PURWOKERTO – DIENG [2 HARI/1 MALAM]
HARI KE-1: YOGYAKARTA/SEMARANG/PURWOKERTO – SITIENG – HOTEL.
Dijemput di tempat asal dan langsung menuju ke gardu pandang di kawasan Si Tieng yang terletak di ketinggian 1.789 meter
di atas permukaan air laut. Selanjutnya menuju ke hotel untuk check in.
CATATAN:
Jarak tempuh antara Yogyakarta-Dieng: 3,5 jam, Semarang-Dieng: 4 jam dan Purwokerto-Dieng: 2,5 jam sekali jalan.
HARI KE-2: BUKIT SIKUNIR – HOTEL – ARUNG JERAM DI SUNGAI SERAYU – YOGYAKARTA / SEMARANG / PURWOKERTO.
Bangun pagi sekali dan jam 04.00 berangkat menuju desa Sembungan. Desa Sembungan merupakan desa tertinggi di pulau Jawa
berada diketinggian 2.000. meter diatas permukaan air laut. Mendaki bukit sekitar 30 menit untuk melihat matahari terbit.
Selanjutnya tour dilanjutkan dengan mengunjungi Telaga warna, kawah Sikidang dan Candi Arjuna. Kembali ke hotel untuk
sarapan pagi. Setelah check out hotel tour selanjutnya melakukan arung jeram di sungai Serayu yang berada di kabupaten
Banjarnegara.
Tour selesai dan diantar kembali ke tempat asal seperti: Yogyakarta/Semarang/Purwokerto.
Subscribe to:
Posts (Atom)



